Artikel | Pemkab Uji Coba Wisata Glamour Camping
KRUCIL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melakukan kegiatan
uji coba wisata Glamour Camping (Glamping) di lapangan Bermi Kecamatan
Krucil, Sabtu (16/11/2019) malam. Rencananya konsep wisata yang sedang
trend dan life style masyarakat urban ini akan segera dikembangkan di
Kecamatan Krucil dengan melibatkan peran Pokdarwis (Kelompok Sadar
Wisata) dan BUMDes sebagai pengelolanya.
Kegiatan ini diikuti oleh Bupati Probolinggo Hj P Tantriana Sari SE
didampingi suami yang juga Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Drs H Hasan
Aminuddin M.Si, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H
Soeparwiyono beserta seluruh pimpinan OPD dan Camat se- Kabupaten
Probolinggo. Hadir pula saat itu Dr Aries Muftie, Pembina Yayasan
Gerakan Desa Emas Indonesia.
Selain dihibur konser musik jazz, dalam kegiatan tersebut digelar
pula pentas seni budaya dengan menampilkan seni tari berkualitas yang
dibawakan oleh seniman lokal asuhan sanggar tari El Gibran PAC Kecamatan
Krucil dan siswi SMA Leces dan Dringu. Beberapa tari yang ditampilkan
diantaranya adalah Tari Sekar Rengganis, Tari Remo dan Tari Puspa Nawa
Hati.
Sedikitnya 100 tenda dibutuhkan untuk menampung segenap peserta
Glamping tersebut, tanpa terkecuali seluruh undangan malam itu merasakan
pengalaman wisata camping outdoor bersama keluarga di dalam tenda dan
jauh dari segala akomodasi dan fasilitas perhotelan.
Bupati Probolinggo Hj P Tantriana Sari, SE dalam sambutannya
mengatakan kegiatan seperti ini merupakan sarana menjalin keakraban
bersamaan keluarga serta merekatkan kembali tali silaturahim antar teman
sejawat dan sekantor. Diharapkan setelah mengikuti kegiatan ini pikiran
jauh lebih fresh, lebih bersemangat untuk bekerja dan yang terpenting
memahami langkah apa yang harus dilakukan untuk membangun Kabupaten
Probolinggo.
“Biasanya kita kalau meeting di ruangan atau indoor, namun kali ini
kita semua bersama keluarga juga ingin mencoba merasakan experience
menikmati keindahan dan sejuknya Desa Bermi Kecamatan Krucil sehari
semalam. Semoga ini menjadi inspirasi bersama khususnya Pemerintah
Kecamatan Krucil yang mempunyai potensi alam yang luar biasa,”
ungkapnya.
Bupati Tantri menyebutkan kegiatan ini merupakan ikhtiar awal agar
seluruh unsur pimpinan Pemkab Probolinggo terlebih dulu merasakan
pengalaman ini pertama kali, sebelum nantinya konsep wisata ini
dikembangkan lebih lanjut melalui pendekatan pemanfaatan APBD, APBDes
maupun program-program pengembangan wisata lainnya.
“Insya Allah kedepan Kecamatan Krucil akan dikemas berbeda dengan
wisata pada daerah lainnya seperti Gunung Bromo. Agar bisa memoles dan
mendorong Kecamatan Krucil menjadi daerah tujuan wisata, menjadi tempat
yang banyak dirindukan oleh para wisatawan serta banyak orang penasaran
dan ingin datang dan berwisata di Krucil, dibutuhkan satu pikiran dan
satu jalan yang senada,” urai Bupati Tantri.
Lebih lanjut Bupati Tantri menegaskan sebelum pengembangan sarana dan
prasarana destinasi wisata, image positif masyarakat merupakan faktor
utama yang dibutuhkan. Selanjutnya adalah SDM dan kesiapannya, yakni
bagaimana memberikan keyakinan kepada wisatawan agar mau berwisata tanpa
ada rasa khawatir dan takut akan gangguan kenyamanan dan keamanan diri
mereka.
“Agar mampu menjadi tuan rumah yang baik bagi wisatawan domestik
maupun mancanegara, dalam waktu dekat Pemkab Probolinggo bersama FKPS
akan memberikan sosialisasi yang dibutuhkan untuk meningkatkan kapasitas
dan kapabilitas SDM masyarakat pengelola wisata. Seperti pengetahuan
standar higienitas, toilet dan pengetahuan higienitas potensi kuliner
yang ada di kawasan wisata di Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. (*)


0 comments